01020304tanggal 05
Kartu Mifare Classic 1K untuk Kartu Kampus
Keterangan
Kartu RFID MIFARE Classic EV1 banyak digunakan untuk berbagai aplikasi berkat teknologi nirsentuhnya yang aman dan efisien. Tersedia dalam versi kapasitas memori 1K byte dan 4K byte, kartu RFID MIFARE Classic EV1 cocok untuk berbagai kebutuhan penyimpanan data. Beroperasi pada frekuensi 13,56 MHz dan memenuhi standar ISO/IEC 14443 Tipe A, kartu ini kompatibel dengan berbagai pembaca. Tersedia juga pilihan pengenal non-unik 4-byte dan pengenal unik 7-byte untuk identifikasi yang aman, kontrol akses, dan pembayaran non-tunai.
Fitur
- ●Anti-tabrakan, memungkinkan untuk mengoperasikan lebih dari satu kartu di lapangan secara bersamaan
- ●UID 7-byte atau NUID 4-byte
- ●Otentikasi bersama atau tiga lintasan
- ●Waktu transaksi tiket tipikal
Spesifikasi
| Produk | Kartu Mifare Classic 1K untuk Program Loyalitas |
| Bahan | PVC, PET, ABS |
| Dimensi | Ukuran 85,6x54x0,84 mm |
| Frekuensi kerja | 13,56kHz |
| Ukuran memori | 1k atau 4K byte |
| Protokol | Standar ISO/IEC 14443A |
| Personalisasi | Pencetakan CMYK 4/4, titik UV nomor logo, inisialisasi chip, pencetakan kode QR variabel, panel tanda tangan, strip magnet, dll. |
| Jarak baca | 2~10 cm, tergantung pada geometri antena pembaca |
| Data retension | 10 tahun |
| Siklus menulis | 200000 siklus |
| Suhu kerja | -20°C~50°C |
| Sedang mengemas | 100 pcs/pax, 200 pcs/kotak, 3000 pcs/karton |
Aplikasi
Kartu MIFARE Classic EV1 dapat melayani berbagai fungsi di lingkungan kampus, termasuk kontrol akses, identifikasi mahasiswa, layanan perpustakaan, dan pembayaran non-tunai di kafetaria. Keserbagunaan ini memungkinkan institusi untuk menggabungkan berbagai layanan ke dalam satu kartu. Beroperasi pada frekuensi 13,56 MHz, kartu MIFARE Classic EV1 memungkinkan transaksi nirsentuh yang cepat. Mahasiswa dan staf dapat dengan mudah menempelkan kartu mereka untuk mengakses fasilitas atau melakukan pembelian tanpa penundaan. Dengan memanfaatkan kartu MIFARE Classic EV1, kampus dapat mengumpulkan data berharga tentang perilaku dan pola penggunaan mahasiswa. Informasi ini dapat dianalisis untuk meningkatkan layanan, memperbaiki alokasi sumber daya, dan menyesuaikan program agar lebih memenuhi kebutuhan mahasiswa.



